Berita  

Semakin Tua, Semakin Pilih-Pilih: Ini 11 Alasan Wanita Tak Lagi Ramah pada Semua Orang

Semakin Tua, Semakin Pilih-Pilih: Ini 11 Alasan Wanita Tak Lagi Ramah pada Semua Orang

– Sejak kecil, banyak perempuan diajarkan untuk selalu bersikap baik, mengikuti permintaan orang lain, serta merawat perasaan di sekitarnya.

Namun, seiring bertambahnya usia, pelajaran tersebut sering kali diubah. Terdapat masa di mana mereka memutuskan untuk tidak lagi bersikap ramah pada semua orang, bukan karena menjadi kurang sopan, melainkan karena mulai menghargai diri sendiri.

Dikutip dari YourTango, wanita yang berhenti bersikap terlalu baik biasanya memiliki alasan yang kuat dan justru memberikan dampak positif terhadap kualitas hidupnya. Berikut 11 alasannya.

Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/

1. Sudah berhenti dari kebiasaan “membuat orang senang”

Sejak kecil, banyak wanita terjebak dalam kebiasaan memenuhi semua orang agar dianggap baik. Namun, dengan bertambahnya usia dan pengalaman, mereka belajar bahwa tidak semua orang pantas menerima energi dan kebaikan yang sama.

2. Lelah diremehkan

Merasa dianggap adalah hak setiap individu. Perempuan dewasa yang percaya diri tidak ragu dalam menetapkan batasan dan memperjuangkan ruang bagi suaranya.

3. Peka terhadap “kebaikan yang tidak asli”

Menurut psikolog Mark Travers, berpura-pura bersikap positif justru merugikan. Perempuan yang berpengalaman mampu mengenali senyum yang tidak tulus dan memutuskan untuk tidak terlibat dalam interaksi yang tidak jujur.

4. Kepercayaan diri meningkat

Standar ganda terhadap wanita yang semakin tua sering kali tidak diperhatikan. Mereka berani menyampaikan pendapat dengan tegas dan menjaga martabat diri, meskipun hal itu membuat sebagian orang merasa tidak nyaman.

5. Tidak menerima nasihat yang tidak diminta

Fenomena mansplainingatau pemberian saran yang tidak diminta sering kali membuat perempuan merasa dianggap remeh. Oleh karena itu, mereka menetapkan batasan dan tidak ragu untuk mengabaikan saran yang tidak sesuai.

6. Bicara apa adanya

Sebaliknya, mereka lebih memilih menyampaikan pendapat secara jelas dan terbuka, khususnya dalam hal pekerjaan atau hak pribadi.

7. Tidak tergantung pada pasangan

Pandangan bahwa wanita wajib menikah dan memiliki anak semakin berkurang. Banyak wanita memilih jalan hidupnya sendiri, tanpa mengukur harga dirinya dari status pernikahan.

8. Menghindari hubungan dangkal

Mengutip Psychology and Aging, banyak orang mencari hubungan yang lebih bermakna seiring bertambahnya usia. Perempuan memutuskan untuk menjaga energi hanya untuk orang-orang yang benar-benar memberikan kontribusi positif.

9. Tidak merasa harus memberikan penjelasan tentang diri sendiri

Tekanan untuk membenarkan setiap pilihan dalam hidup secara perlahan menghilang. Mereka sudah memahami siapa diri mereka, tanpa perlu memberikan penjelasan.

10. Percaya pada intuisi

Pengalaman memperkuat kepekaan. Perempuan dewasa cepat mengenali tanda-tanda negatif dari seseorang dan segera mengambil langkah yang tepat.

11. Menikmati kesendirian

Waktu memiliki nilai yang penting dalam menjaga kesehatan pikiran. Terkadang, mereka lebih memilih menghabiskan waktu untuk diri sendiri daripada melakukan percakapan formal dengan orang lain.

Berdasarkan laporan tersebut, alasan-alasan ini bukanlah tanda bahwa seseorang “tidak baik”, melainkan gambaran meningkatnya kesadaran diri. Semakin matang, perempuan mempelajari bahwa menjaga diri sendiri sebanding pentingnya dengan menjaga orang lain.