1. China Mengkritik Tarif Terbaru Amerika Serikat, Bersiap untuk Tindakan Balas
Pihak berwenang dari China menyerukan kepada Amerika Serikat agar secara cepat mencabut beban pajak impor terbaru yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Pemerintahan Beijing menyatakan bahwa mereka siap melakukan tindakan pengembalian dengan tujuan menjaga hak dan kepentingan negara mereka.
Trump mengumumkan pada Rabu (3/4/2025) bahwa akan dikenakan tarif tambahan sebanyak 34 persen untuk barang-barang dari China. Hal ini ditambah dengan tarif yang sudah ada sebesar 20%, menjadikan jumlah keseluruhan menjadi 54%.
Angka tersebut hampir mencapai 60 persen seperti yang telah diajan kan sewaktu kempen. Keputusan itu menuai kritik dari Kementerian Perdagangan China.
“China secara jelas menyatakan penolakannya terhadap kebijakan tersebut dan berencana mengambil langkah-langgah balas sebagai bentuk perlindungan atas hak-hak dan kepentingannya,” sebagaimana disampaikan dalam pernyataan resmi dari kementerian itu, seperti dikutip oleh Reuters.
Selengkapnya klik
di sini
.
2. Bagaimana Pengaruh Kebijakan Tarif Impor yang Ditetapkan Trump terhadap Indonesia?
Indonesia termasuk dalam jajaran negara-negara yang merasakan pengaruh dari aturan tariff baru yang diluncurkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Di antara 180 negeri yang telah ditetapkan untuk menerima tambahan biaya ini, pihak berwenang AS bakal menambahkan tarif impor senilai 32% bagi barang-barang asal Indonesia. Maka itu, bagaimana efek dari peraturan kenaikan tariff tersebut pada Indonesia?
Chief Economist dari Bank Permata, Josua Pardede menyebutkan bahwa keputusan AS untuk menerapkan tarif tingkat tinggi sebesar 32% pada beberapa jenis barang impor dari Indonesia memberi efek besar pada ekonomi negara ini, dengan fokus utama adalah kepada para eksportir.
“Ini secara spesifik berdampak pada produk-produk yang telah lama bersaing sengit dengan barang-barang buatan dalam negeri Amerika Serikat, termasuk peralatan elektronik, mesin, zat kimia, kosmetik, obat-obatan, bijih besi dan baja, serta banyak sekali jenis hasil pertanian,” jelasnya saat diwawancara oleh , Kamis (3/4/2025).
Selengkapnya klik
di sini
.
3. Pemerintah Mengakui Dampak Tarif Impor dari AS terhadap Keseimbangan Kompetisi di RI
Pihak pemerintahan menyatakan bahwa aturan tariff balasan yang ditetapkan oleh Amerika Serikat (AS) diprediksikan akan memiliki dampak besar pada kemampuan produk Indonesia bersaing di pasar luar negeri. Pada dasarnya, AS telah menentukan tingkat bea masuk sebanyak 32% untuk barang-barang dari Indonesia dengan menggunakan nilai acuan sebagai perhitungannya. Kebijakan tersebut efektif diberlakukan mulai tanggal 9 April 2025 mendatang.
“Implementasi tariff balasan dari Amerika Serikat tersebut akan berdampak besar pada kemampuan produk Indonesia bersaing di pasar AS,” jelas Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso melalui pernyataannya, Kamis (3/4/2025).
Selama ini, hasil ekspor Indonesia yang ditujukan kepada Amerika Serikat meliputi barang-barang seperti elektronik, tekstil dan produk pertanian, alas kaki, minyak kelapa sawit, karet, meubel, serta produk dari perikanan air tawar dan laut. Menurut Susiwijono, pihak berwenang juga akan dengan cepat mengevaluasi efek penambahan tariff oleh AS terhadap bidang-bidang tersebut dan bagaimana hal itu mempengaruhi kondisi ekonomi nasional sebagai satu entitas.
Selengkapnya klik
di sini
.
4. Lulusupermaket Yang Di Resmikan Oleh Jokowi Kini Direportase Akan Menutup Operasionalnya
Toko swasembada Lulu Hypermarket sedang menjadi pembicaraan di kalangan pengguna media sosial beberapa waktu belakangan. Menurut kisah para netizen, beberapa cabang Lulu yang ada di wilayah Jabodetabek diduga akan ditutup. Indikator tersebut dapat dilihat dari rak-rak produk yang semakin kosong serta adanya potongan harga masif di berbagai gerai ritel asal UEA tersebut.
Akun media sosial X, @dia*** pada tanggal 2 Maret 2025 mengungkapkan kisah perjalanannya ke Lulu Hypermarket di QBIG BSD City, Tangerang. Dia menyebut bahwa Lulu Hypermarket tersebut nyaris tanpa pembeli.
Berikut ini informasinya: jaringan supermarket Lulu Hypermarket telah mendirikan paling tidak enam cabang di tanah air, termasuk beberapa lokasi seperti Bekasi, Depok, Tangerang, serta Jakarta. Cabang perdana mereka di wilayah Cakung dilegalkan oleh mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, tanggal 31 Mei tahun 2016 tersebut.
Selengkapnya klik
di sini
.
5. Kemampuan Pembelian Publik Menurun, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I Tahun 2025 Diperkirakan Hingga 5,03 Persen
Penurunan kemampuan pembelian masyarakat pada awal tahun ini menyebabkan perkiraan pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 5,03%. Beban ekonomi kian meningkat. Penghentian hubungan kerja (PHK) tetap meluas selama dua bulan pertama tahun 2025. Menurut data dari Kementerian Tenaga Kerja, ada 18.610 individu yang mengalami PHK dari Januari hingga Februari 2025.
Angka tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan periode serupa di tahun 2024. Menurut laporan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), sebanyak 60.000 karyawan telah kehilangan pekerjaannya dari 50 perusahaan berbeda.
Rondaan pemutusan hubungan kerja ini mengurangi daya beli penduduk. Bahkan indeks kepercayaan konsumen (IKK) juga merosot.
Direktur Ekonomi dari Center for Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, mengatakan bahwa Indeks Konsumsi Kemasyarakatan (IKK) di bulan Januari 2025 menurun sebesar 0,4% jika dibandingkan dengan Desember 2024.
“Keadaan kali ini agak tidak biasa. Apabila kita melihat rentang waktu dari 2022 sampai 2024, umumnya Indeks Konsumsi Ketahanan Kanca naik di bulan Januari seiring dengan semakin optimistisnya konsumen di awal tahun. Namun, situasi berbeda terjadi pada saat ini,” ungkap Huda dalam pernyataannya yang disampaikan kemarin, Rabu (3/4/2025).
Selengkapnya klik
di sini
.