TANJUNGPINANG PIKIRANRAKYAT-Bulan Agustus dan September, berdasarkan informasi dari BMKG, wilayah Indonesia memasuki musim kemarau, sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan masih tetap ada.
Hal ini diungkapkan Joko Adi Nugroho, yang menjabat sebagai Direktur Samapta Poldar Kepri, kondisi tersebut menyebabkan personel dan peralatan di jajaran polda serta polres siap berjaga dalam menghadapi karhutla.
Pencegahan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kepri, jajaran polres dilengkapi dengan berbagai peralatan, seperti mobil karhutla hingga pakaian anti api yang merupakan bagian dari Unit Karhutla Samapta Polda Kepri.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Salah satu hal yang menarik dari personel Polda Kepri adalah kehadiran 20 anggota Ditsamapta yang ahli dalam penanggulangan kebakaran hutan, sehingga disiapkan dua unit water cannon.
Berfungsi memberikan pasokan air ke kendaraan pemadam kebakaran hutan apabila terjadi kebakaran, kemudian personel dan peralatan ini siap beroperasi 24 jam.
jam.
20 anggota Ditsamapta dan peralatan yang tergabung dalam Unit Karhutla Samapta Polda Kepri bergerak atas inisiatif sendiri saat melakukan patroli menemukan titik api.
Unit Karhutla Samapta Polda Kepri akan segera bertindak, apabila ada laporan dari masyarakat melalui telepon mengenai titik api.
Kelak, Polda Kepri bekerja sama dengan Dinas Kebakaran Kota Batam terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan, saat ini belum ada laporan adanya titik api di wilayah Kepri.