Berita  

Pertolongan Pertama Luka Bakar: Kesalahan Penanganan Bisa Sebabkan Infeksi

Pertolongan Pertama Luka Bakar: Kesalahan Penanganan Bisa Sebabkan Infeksi

-Kejadian tak terduga dapat terjadi kapan saja, termasuk risiko mengalami luka bakar di rumah.

Luka bakar dapat terjadi akibat berbagai penyebab seperti api, benda yang panas, aliran listrik, atau bahan kimia. Secara umum, luka bakar yang terjadi di rumah biasanya termasuk dalam kategori luka bakar ringan.

Sementara itu, jika luka bakar terjadi pada area penting seperti tangan, kaki, wajah, dan alat kelamin, sebaiknya segera Anda bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/

Namun, jika Anda mengalami luka bakar yang ringan, Anda dapat menanganinya sendiri. Berikut beberapa langkah pertolongan pertama yang dapat dilakukan.

Meringkas dari sumber www.idai.or.id dan rspp.co.id berikut panduan awal yang harus diikuti saat menghadapi luka bakar ringan di rumah.

  1. Segera menjauh dari sumber panas yang menyebabkan luka bakar

Jauhi sumber panas yang dapat menyebabkan luka bakar. Jauhkan pakaian atau benda yang mudah terbakar dari tubuh Anda agar api tidak menyebar dan menyebabkan cedera tambahan.

  1. Basahi luka bakar dengan air yang mengalir

Cuci bagian tubuh yang terkena luka bakar dengan air mengalir selama 10 hingga 20 menit. Setelah itu, bersihkan dengan lembut. Jangan gunakan minyak, mentega, atau bahan lain yang dapat mengiritasi kulit dan berpotensi merusak lapisan kulit.

  1. Jangan menyentuh kulit yang terkena luka bakar

Jangan menyentuh atau menggosok kulit yang terkena luka bakar. Tindakan ini dapat merusak jaringan dan memperbesar kemungkinan terjadinya infeksi.

  1. Beri salep pelembab

Gunakan krim pelembab untuk mengurangi rasa panas pada luka bakar. Pilih krim yang mengandung lidah buaya untuk membantu meredakan luka bakar ringan. Jangan menutupnya dengan benda apa pun.

  1. Perbanyak minum air putih

Jika Anda mengalami luka bakar ringan, minumlah air putih secukupnya agar terhindar dari dehidrasi.

  1. Berikan obat pereda nyeri 

Penggunaan paracetamol atau obat penghilang rasa sakit bisa dilakukan jika nyeri dan rasa sakit tidak kunjung berkurang.

  1. Hubungi pihak medis

Jika luka bakar cukup berat yang menyangkut area wajah, tangan, atau bagian sensitif seperti alat kelamin, atau kaki, segera kunjungi dokter agar mendapatkan perawatan yang lebih intensif.