DESTINASI wisata seniDi Bandung, semakin lengkap dengan hadirnya Museum Srihadi Soedarsono yang terletak di Jalan Ciumbuleuit 173. Pengunjung mulai berdatangan sejak sekitar dua minggu terakhir.
“Sebenarnya museum ini belum diresmikan,” ujar Ferdi Hidayat, pengelola MuseumSrihadi Soedarsonoyang ditemui Tempo, Jumat 8 Agustus 2025.
Rencananya, selama proses pembentukan yayasan berlangsung, peresmian museum tersebut dijadwalkan pada 4 Desember 2025, bertepatan dengan tanggal kelahiran almarhum Srihadi Soedarsono.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Pelukis yang lahir di Solo pada tahun 1931 meninggal dunia di usia 90 tahun di rumahnya di Bandung pada 26 Februari 2022. Istrinya, yang juga seorang pelukis bernama Siti Farida, menghembuskan napas terakhir pada 6 Maret 2023 di Jakarta. “Tempat museum ini dulunya merupakan halaman rumah beliau,” kata Ferdi.
Waktu dan biaya masuk ke dalam museum
Museum buka setiap hari kecuali hari Senin, dengan jam operasional pukul 10.00 hingga 17.00 WIB. Pada hari Sabtu dan Minggu, jam buka berubah menjadi pukul 10.00 hingga 18.00 WIB. Pengelola menetapkan tarif masuk sebesar Rp 30 ribu per orang. Menurut Ferdi, terdapat hampir seratus karya lukisan minyak dan air Srihadi yang dipamerkan di museum pribadi ini. Letaknya tersebar di tiga lantai.
Rata-rata jumlah pengunjung pada hari kerja, menurut Ferdi, berkisar antara 100 hingga 200 orang setiap hari, dan bisa meningkat pada hari libur. Pengunjung diperbolehkan untuk mengambil foto atau membuat konten video. Seperti yang terlihat dalam pantauanTempo, aktivitas semacam itu sering dilakukan oleh pengunjung yang merupakan kalangan anak muda. Tidak hanya di ruang pamer, mereka juga mengambil foto di tangga sehingga mengganggu akses.
Berbagai karya seni lukis berukuran besar tersaji di Ruang Pameran II Museum Srihadi Soedarsono, Bandung, Jawa Barat, pada 8 Agustus 2025. Tempo/Anwar Siswadi
Pengunjung seperti Agni dan Rahma tertarik berkunjung keMuseumSrihadi Soedarsono setelah melihat tayangan video di media sosial sekitar seminggu yang lalu. “Karyanya sangat bagus,” ujar Rahma.
Selain mengambil foto di dalam ruangan, Agni juga ingin mengetahui sosok seniman yang baru saja dikenalnya saat ia datang untuk pertama kalinya. Ia mencoba memahami makna dari beberapa karya lukisan tersebut. “Saya hanya berusaha sebaik mungkin,” ujar mahasiswi hukum di sebuah universitas swasta di Bandung itu.
Aturan untuk pengunjung
Di lantai teratas gedung museum yang memiliki empat lantai, pengunjung dapat beristirahat atau bersantai di ruangan dengan sofa atau beberapa bangku lain sambil memesan minuman atau camilan. Keuntungannya, pemandangan sekitar kawasan Ciumbuleuit juga bisa dinikmati dari taman yang ada di teras.
Berdasarkan penjelasan Ferdi, terdapat beberapa aturan yang harus diikuti oleh pengunjung. Antara lain, pengunjung dilarang membawa makanan, tas mereka harus disimpan oleh petugas, serta dilarang menyentuh atau mengganggu karya seni yang dipajang.