MEDAN, – Terdapat pemandangan yang berbeda di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru saat ini. Hal ini tidak bisa dipisahkan dari kehadiran sebuah halte baru. Hal tersebut terlihat sangat menarik, selain desainnya yang modern, bangunan juga tampak kokoh dalam melindungi masyarakat yang sedang menunggu kendaraan umum dari panas matahari maupun hujan lebat.
Selasa pagi (26/8/2025) kemarin, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, melakukan kunjungan langsung ke fasilitas halte terbaru tersebut. Halte ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Medan dan PT Gojek Indonesia, dalam rangka menyediakan layanan publik yang lebih nyaman dan ramah bagi masyarakat.
“Terminal ini cukup mewakili kebutuhan masyarakat untuk berlindung dari panas, terlebih letaknya tepat di depan MPP Kota Medan. Kita tahu, setiap hari lebih dari seribu warga datang ke sini,” ujar Rico Waas saat melihat kondisi terminal yang baru saja selesai dibangun.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Suami Ketua TP PKK Kota Medan, Airin Rico Waas, menegaskan bahwa halte di depan MPP hanyalah permulaan. Karena, katanya, dua halte lainnya juga telah masuk dalam rencana pembangunan. Menurutnya, kehadiran halte baru ini menjadi kesempatan bagi Pemko Medan untuk merevitalisasi halte-halte lama yang kondisinya kurang memadai.
“Kami berharap fasilitas umum tidak hanya berdiri, tetapi juga dipelihara dengan baik. Halte ini contoh awal, nantinya kita lanjutkan dengan perbaikan halte-halte lain agar warga merasa nyaman,” katanya dengan penuh harapan.
Setelah meninjau halte baru, orang nomor satu di Pemko Medan ini juga sempat memeriksa Balai Nikah yang terletak di lantai dua Gedung MPP. Beberapa waktu lalu, hujan lebat menyebabkan kerusakan pada plafon gedung tersebut. Namun, perbaikan cepat dilakukan oleh dinas terkait sehingga fasilitas tersebut dapat segera digunakan kembali.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menjaga aset kita agar tetap dapat dimanfaatkan secara optimal,” katanya sambil mengapresiasi tanggapan cepat dari instansi terkait Pemko Medan dalam menghadapi kerusakan plafon tersebut.
Lulusan Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta yang lahir di Medan pada 5 Juli 1986 selanjutnya menegaskan, kehadiran fasilitas umum seperti halte dan bangunan pelayanan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Partisipasi masyarakat, katanya, juga sangat diharapkan dalam menjaga kebersihan dan kelayakan fasilitas yang sama pentingnya.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah agar aset yang ada benar-benar dimanfaatkan dan dijaga. Saya berharap seluruh pihak turut peduli dalam menjaga fasilitas publik ini,” ujarnya.(Pemko Medan)