JAKARTA KOTA –Berikut beberapa variasi parafraze dari teks tersebut: 1. Sebuah video yang menyebar di media sosial menampilkan seorang remaja yang disiksa dan diikat setelah dituduh mencuri motor di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 2. Video viral di media sosial menunjukkan seorang remaja yang dihukum dengan cara diikat dan disiksa karena diduga melakukan pencurian motor di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 3. Terdapat video yang beredar di media sosial yang menggambarkan seorang remaja yang diikat dan disiksa setelah dituduh mencuri motor di wilayah Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. 4. Seorang remaja diketahui diikat dan disiksa setelah dituduh mencuri motor di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan kejadian ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial. 5. Di media sosial beredar video yang memperlihatkan seorang remaja yang dihukum dengan cara diikat dan disiksa karena dugaan pencurian motor di Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kejadian tersebut berlangsung pada malam Jumat, 8 Agustus 2025. Terlihat dalam video penganiayaan terhadap seorang remaja yang mengenakan baju loreng.
Di dalam rekaman terlihat seorang remaja yang diikat dan dipukuli oleh beberapa orang. Ternyata, pria tersebut menjadi korban salah sasaran dalam kasus pencurian sepeda motor.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Korban dikenal bernama Geri, seorang siswa kelas XI SMA di Cikidang. Berdasarkan keterangan video, kejadian dimulai ketika Geri mengantarkan ayahnya bekerja ke Terminal Pajagan pada pukul 04.00 WIB.
Saat tiba di terminal, ayah tersebut menyadari ada barang yang tertinggal di rumah. Lalu korban pergi ke rumah untuk mengantarkan barang tersebut.
“Di wilayah Tegalega, terjadi peristiwa pencurian sepeda motor. Pelaku melarikan diri, dan secara kebetulan korban berada di belakangnya. Dikira sebagai pelaku, korban dihentikan dan dipukuli,” kata keterangan dalam video.
Setelah menjadi korban penganiayaan, Geri dibawa ke klinik untuk diperiksa. Setelah pelaku menyadari kesalahannya, korban diantar pulang dan sempat dirujuk ke rumah sakit dengan menggunakan ambulans.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polres Sukabumi.