Anggaran Rp 90 Miliar untuk Sekolah Swasta Gratis di Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 90 miliar untuk mendukung program sekolah swasta gratis. Program ini akan diberlakukan di 40 sekolah swasta yang telah ditunjuk oleh pihak terkait. Dana tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.
Menurut Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim atau lebih dikenal dengan nama Chico Hakim, anggaran tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan operasional sekolah-sekolah swasta yang mengikuti program ini. Ia menjelaskan bahwa sisa anggaran akan segera disiapkan setelah APBD Perubahan diketok di DPRD Jakarta pada akhir bulan ini.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Selain itu, Chico juga menyampaikan bahwa peraturan gubernur (pergub) terkait sekolah swasta gratis akan segera disahkan dalam waktu dua bulan ke depan. Proses penyusunan produk hukum tersebut masih berlangsung di dinas bersama biro hukum. Ia menegaskan bahwa pihaknya sedang memastikan seluruh prosedur administratif dapat diselesaikan secara cepat dan efisien.
Pemprov Jakarta Ajukan Perubahan APBD
Pemprov Jakarta telah mengajukan rancangan perubahan APBD dalam Rapat Paripurna bersama DPRD Jakarta pada Rabu (16/7). Dalam pidatonya, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyampaikan bahwa total rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp 91,86 triliun. Angka ini naik sebesar 0,57 persen dibandingkan dengan penetapan APBD TA 2025 sebelumnya yang sebesar Rp 91,34 triliun.
Meskipun pergub belum sepenuhnya disahkan, program sekolah swasta gratis di Jakarta telah dimulai sesuai dengan tahun ajaran baru. Hal ini dilakukan agar setiap anak dapat mulai bersekolah tanpa adanya penundaan.
Diskusi dengan Sekolah Swasta
Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Jakarta, Taga Radja Gah, menjelaskan bahwa keputusan ini dibuat setelah berdiskusi dengan pihak sekolah swasta yang ditunjuk. Menurutnya, jika harus menunggu pengesahan pergub terlebih dahulu, maka proses belajar mengajar tidak akan bisa dimulai. Oleh karena itu, pihak Disdik melakukan musyawarah dengan para sekolah swasta agar bisa segera melaksanakan program ini.
Taga juga menyatakan bahwa seluruh sekolah swasta yang terlibat dalam program ini setuju dengan keputusan tersebut meski pergub belum disahkan. Meskipun pembayaran akan menunggu pengesahan pergub, pihak sekolah tetap memahami kondisi ini. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah sangat penting dalam upaya membantu wilayah-wilayah yang tidak memiliki sekolah negeri.
Tujuan Utama Program
Program sekolah swasta gratis ini bertujuan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang merata bagi seluruh warga Jakarta. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi orang tua siswa, khususnya di wilayah-wilayah yang kurang memiliki akses ke sekolah negeri. Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jakarta.
Pihak Disdik dan Pemprov Jakarta terus berupaya memastikan bahwa semua proses administratif dan kebijakan yang diperlukan telah siap. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.