news  

Riak Stadion Kaliki Disegel Warga, Dinas PUPR Janji Perbaiki

Riak Stadion Kaliki Disegel Warga, Dinas PUPR Janji Perbaiki

Perbaikan Fasilitas di Area Stadion Kaliki, Kabupaten Tasikmalaya

Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tasikmalaya telah menyatakan rencana untuk memperbaiki berbagai fasilitas yang ada di area Stadion Kaliki, Kecamatan Mangunreja. Sebelumnya, masyarakat sempat merasa tidak nyaman dengan kondisi stadion yang dibiarkan terbengkalai dan sering menjadi tempat yang tidak layak, seperti tempat mesum atau aktivitas ilegal lainnya.

Salah satu prioritas utama dari PUPR adalah perbaikan akses jalan dan sistem drainase di sekitar stadion. Selain itu, pihak dinas juga akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memasang lampu jalan di enam titik strategis di sekitar area tersebut. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan serta warga sekitar.

Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/

Selain itu, dalam pertemuan dengan warga Kampung Babakan Kaliki, PUPR setuju untuk menutup sementara akses menuju stadion agar tidak digunakan untuk kegiatan negatif. Beberapa kegiatan yang dikhawatirkan antara lain pesta minuman keras, transaksi narkoba, dan aktivitas lain yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tasikmalaya, Aam Rahmat Selamat, menjelaskan bahwa pihaknya sepenuhnya mendukung langkah penutupan sementara tersebut. Menurutnya, penting untuk memastikan bahwa tempat yang disediakan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

“Kita sepakat dengan masyarakat, agar adanya tempat ini jangan sampai di salahgunakan oleh oknum masyarakat,” ujarnya.

Aam menambahkan bahwa PUPR berencana melakukan penertiban dan penataan di area Stadion Kaliki bersama dengan instansi lain seperti Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup. Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pihaknya tetap berkomitmen untuk memaksimalkan sumber daya yang ada.

“Ada penertiban dan penataan, meskipun dengan segala kekurangan anggaran yang ada, kita akan mengoptimalkan sumber daya yang ada,” tambahnya.

Mengenai pemasangan lampu jalan (PJU), Aam menyatakan bahwa pihaknya akan segera meminta bantuan dari Dinas Perhubungan. Selain itu, masalah sampah juga akan segera ditangani sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitar stadion.

Dalam kesempatan yang sama, Aam mengakui bahwa pembangunan Stadion Kaliki memang sudah lama terhenti sejak tahun 2014. Namun, pihaknya menyatakan bahwa rencana pembangunan akan dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan sarana olahraga yang memadai bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

“Pak bupati ingin dilanjutkan salah satu bentuk janji politik di sana, karena kita tidak punya sarana olahraga yang memadai,” katanya.

Seiring dengan rencana perbaikan dan penataan, masyarakat diharapkan dapat lebih proaktif dalam memberikan masukan dan pengawasan terhadap perkembangan pembangunan di area tersebut. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Stadion Kaliki dapat kembali menjadi tempat yang bermanfaat dan aman bagi semua kalangan.