Guru dan Orang Tua Murid Ditangkap Terkait Pencurian Kertas Ujian
Seorang guru dan seorang orang tua murid ditangkap setelah tertangkap basah mencuri kertas ujian di sebuah sekolah. Aksi tersebut dilakukan pada dini hari, saat sekolah sudah tutup. Keduanya berharap tidak akan ketahuan, namun alarm keamanan sekolah berbunyi, sehingga rencana mereka gagal.
Peristiwa ini terjadi di sebuah sekolah di Andong, Seoul, Korea Selatan pada 4 Juli 2025. Kini, kedua tersangka serta seorang manajer fasilitas sekolah yang diduga terlibat dalam aksi tersebut telah ditahan oleh pihak berwenang. Manajer tersebut ditangkap karena diduga membiarkan aksi pencurian dan kunjungan ilegal masuk ke lingkungan sekolah.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Guru tersebut menghadapi tuntutan atas penerimaan suap dan masuk tanpa izin, sementara orang tua murid itu dituduh melakukan tindakan yang sama. Setelah diselidiki, pihak berwenang menemukan bahwa guru tersebut pernah memberikan bimbingan belajar privat kepada anak dari orang tua murid yang ditangkap. Hal ini dilarang oleh sekolah-sekolah di Korea Selatan jika guru masih aktif mengajar di sekolah.
Anak tersebut dikenal sebagai siswa dengan nilai yang konsisten tinggi di sekolah. Namun, belum jelas apakah prestasi akademiknya berhubungan dengan kasus pencurian kertas ujian sebelumnya.
Bukan Kali Pertama
Polisi juga mencurigai adanya transfer uang antara orang tua murid dan guru tersebut. Selain itu, laporan media menyebutkan bahwa ini bukanlah kali pertama mereka melakukan percobaan pencurian kertas ujian. Korea Selatan dikenal memiliki sistem pendidikan yang sangat kompetitif, dan kasus ini adalah salah satu dari beberapa skandal terkait ujian di negara tersebut.
Kasus Serupa dalam Dunia Pendidikan
Beberapa waktu sebelumnya, pada bulan Juni, terjadi kasus bocornya jawaban ujian nasional bahasa Inggris melalui ruang obrolan daring. Polisi sedang menyelidiki kejadian tersebut. Sebelumnya, ratusan orang ditahan karena terlibat dalam kasus soal ujian.
Pada tahun 2023, 249 orang termasuk puluhan guru ditahan karena menjual soal-soal tiruan untuk ujian Suneung. Di akhir tahun 2023, puluhan siswa menggugat guru mereka karena secara tidak sengaja mempersingkat ujian hingga 90 detik.
Tingkat Stres yang Tinggi
Di tengah persaingan yang ketat dalam dunia pendidikan, Korea Selatan menjadi negara dengan tingkat stres tertinggi bagi anak-anak muda berusia 11 sampai 15 tahun. Meski demikian, negara ini tetap menempati posisi yang baik dalam peringkat pendidikan global.