Dukung Jakarta sebagai Kota Global: Peran Penting Pengusaha Muda dalam Mendorong Ekonomi

Dukung Jakarta sebagai Kota Global: Peran Penting Pengusaha Muda dalam Mendorong Ekonomi



Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) menetapkan enam calon Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) se-Jakarta Raya. Penetapan ini menjadi bagian dari strategi terpadu mereka dalam memperkuat peran pengusaha muda sebagai motor pembangunan ekonomi daerah yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Enam nama yang ditetapkan adalah, Johanes Alves Raga Malo, Teguh Agung Hartanto, Alvin Reynaldi Setiawan, Dhimas Pringgo Rodianto, Victor Herryanto, dan Dzaki Adinda Husna. Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menyampaikan apresiasi kepada para Caketum yang telah menunjukkan semangat, dedikasi, dan kesiapan untuk mengambil peran kepemimpinan di tingkat cabang.

“Saya mengapresiasi seluruh calon Ketua Umum BPC yang telah menunjukkan komitmen dan keseriusan untuk mengabdi melalui HIPMI. Semangat mereka mencerminkan bahwa estafet kepemimpinan HIPMI Jaya berada di tangan kader-kader muda yang potensial, yang siap bekerja dan berkontribusi nyata bagi organisasi dan lingkungan sekitar,” ujar Ryan dalam keterangan tertulisnya.

Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/

Ryan berharap para Ketua BPC yang terpilih nantinya dapat menjadi bagian dari sinergi besar dalam mendukung Jakarta menjadi kota global.

“Peran mereka sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membina pengusaha muda di wilayah masing-masing, dan bersama-sama membawa Jakarta menuju posisi yang lebih kompetitif di tingkat global,” tambahnya.

Ketua Steering Committee (SC) Pemilihan Ketua Umum BPC Sejakarta Raya, Mahesa Husain, menjelaskan bahwa penetapan enam Caketum merupakan bagian dari proses kaderisasi yang berlapis. Sebelum disahkan dalam RBPL, para calon akan melalui tahapan kampanye dan uji substansi.

“Kami ingin memastikan bahwa pemimpin yang lahir dari proses ini benar-benar siap secara konseptual dan operasional,” ujar Mahesa.