,
JAKARTA — Forbes baru-baru ini mengeluarkan daftar paling baru
miliarder
Dunia, bahkan bagi mereka yang merupakan miliarder paling muda.
Kelima miliarder termuda di dunia pada tahun ini semua merupakan penerus warisan dari orangtua atau bahkan kakek-nenek mereka.
Bersama-sama mereka memiliki kekayaan total sebesar US$18,1 miliar, sesuai dengan daftar tahunan terakhir dari Forbes.
Berikut adalah daftar lima orang miliarder termuda pada Daftar Forbes Billionaires 2025:
1. Johannes von Baumbach, 19
Johannes merupakan ahli waris paling muda dari perusahaan obat besar Jerman bernama Boehringer Ingelheim, dan dia baru saja dimasukkan ke dalam daftar miliarder Forbes pada tahun ini.
Dibentuk tahun 1885, bisnis ini mempunyai dasar wirausaha yang kokoh yang bisa dilacak hingga tahun 1817. Sejak 2015, perusahaan tersebut dikendalikan oleh paman Johannes, yaitu Hubertus von Baumbach.
Keluarga von Baumbach ternama karena kecenderungan mereka menjaga kerahasiaan pribadi, oleh sebab itu masih tidak pasti apakah Johannes ataupun kakak-kakak bersaudara-nya yang turut serta dalam pengelolaan bisnis keluarga ini.
Johannes terkenal sebagai atlet ski profesional di Austria. Kekayaannya menembus angka US$5,4 miliar pada tanggal 7 Maret.
2. Livia Voigt, 20
Livia Voigt menjadi salah satu dari 18 penerus perusahaan motor listrik WEG dan juga dikenal sebagai miliarder termuda pada tahun lalu.
Setelah kakeknya Werner Ricardo Voigt, seorang dari pendiri WEG dan juga termasuk dalam jajaran miliardder, wafat pada tahun 2016, dia menerima warisan berupa 3,1% saham di perusahaan Brazil itu.
WEG adalah salah satu pelaku kunci di sektor pembuatan motor listrik, memiliki aktivitas di 41 negera serta pabrik produksinya tersebar di 17 negara.
Namun, Livia Voigt, yang dikenal sebagai miliarder termuda di dunia pada tahun lalu, tidak terlibat secara langsung dalam pengelolaan sehari-hari dari bisnis tersebut.
Dia saat ini masih mengejar studi di bidang psikologi. Kekekayaannya diperkirakan sekitar US$1,1 miliar pada tanggal 7 Maret.
3. Clemente Del Vecchio, 20
Keberuntungan finansial Clemente Del Vecchio datang dari memiliki 12,5% saham di Delfin, perusahaan utama yang dibentuk oleh sang ayah, Leonardo Del Vecchio, yang telah wafat pada tahun 2022.
Delfin mempunyai portofolio bervariasi, termasuk pemilikan saham pada perusahaan optik global EssilorLuxottica, dikenal karena merk ternama Ray-Ban-nya, bersama dengan penempatan modal dalam banyak badan usaha besar semisal penyedia jaminan Generali dan bank utama UniCredit.
Menurut laporan Bloomberg, kekayaan saham yang dimiliki keluarga Del Vecchio di perusahaan Delfin diperkirakan mencapai kira-kira 40 miliar euro atau setara dengan sekitar US$43,2 miliar, naik sebesar 50% dalam rentang waktu dua tahun belakangan ini.
Pada tanggal 7 Maret, perkiraan nilai kekayaan bersih Del Vecchio adalah sekitar US$6,6 miliar.
4. Kim Jung-youn, 21
Kim Jung-youn dan kakak perempuananya masing-masing mendapatkan warisan sebesar 9% dari saham di penerbit game Korea Selatan-Jepun Nexon usai sang bapak yaitu Kim Jung-ju, yang merupakan founder perusahaan itu, wafat pada tahun 2022.
Berdasarkan laporan dari harian Korea Selatan The Chosun Ilbo, ia menjadi orang terkaya dengan kekayaan bersih tertinggi dan masuk dalam jajaran miliardder termuda di dunia pada tahun tersebut.
Nexon terkenal melalui permainan-permainan populer seperti “The Kingdom of the Winds,” “Kart Rider,” “Crazy Arcade,” serta “MapleStory.”
Kim Jung-yoon memiliki kekayaan bersih senilai US$1,3 miliar pada tanggal 7 Maret.
5. Kevin David Lehmann, berusia 22 tahun
Kevin David Lehmann memiliki 50% saham di dm-drogerie markt, yang merupakan salah satu rangkaian gerai farmasi terkemuka di Jerman dengan kira-kira 4.120 cabang tersebar di seluruh benua Eropa.
Bapaknya, Günther Lehmann, membeli saham di perusahaan itu pada tahun 1974 lalu mentransfer kepemilikan saham tersebut ke Kevin pada 2017 ketika usia Kevin masih 14 tahun. Mereka berdua tidak terlibat secara langsung dalam operasional bisnis tersebut.
Pada tanggal 7 Maret 2025, kekayaannya telah meningkat menjadi US$3,6 miliar.