Olahraga teratur dianggap sebagai kunci untuk menjaga kesehatan jantung dan meningkatkan sirkulasi darah. Namun, bagi kamu yang memilikivarises, penting untuk diketahui bahwa tidak semua bentuk aktivitas fisik dapat dilakukan dengan aman.
Vena mengalami pelebaran saat katup di dalamnya rusak atau melemah, terutama pada kaki. Hal ini menyebabkan aliran darah tidak lancar, sehingga menumpuk di kaki dan menimbulkan gejala seperti nyeri, rasa berat pada kaki, pembengkakan, serta kram. Pada beberapa kondisi, varises dapat memburuk jika kamu memilih jenis olahraga atau gerakan yang tidak tepat.
Berolahraga memang baik untuk kesehatan, tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh seseorang. Beberapa jenis olahraga justru dapat memberikan tekanan berlebih padapembuluh darahdi kaki dan memperparah kondisi varises. Jadi, agar kamu tetap bisa bergerak tanpa memperburuk keadaan, sangat penting untuk mengetahui jenis olahraga apa saja yang sebaiknya dihindari oleh penderita varises. Mari kita bahas satu per satu agar kamu tetap sehat, aktif, dan nyaman berolahraga tanpa adanya risiko tambahan.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
1. Hindari menahan pernapasan saat melakukan aktivitas olahraga
Latihan seperti squat dan sit-up yang berkaitan dengan mengejan dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di perut. Menahan napas saat berolahraga memperburuk tekanan tersebut dan menghambat aliran darah dari kaki ke jantung. Pastikan untuk menghirup dan mengembuskan napas secara perlahan dan teratur selama latihan.
2. Jangan memakai pakaian yang terlalu sempit
Meskipun stoking kompresi direkomendasikan bagi orang yang menderita varises, pakaian ketat lainnya justru bisa memperparah kondisi tersebut. Pakaian seperti korset,spanx, kaos kaki yang ketat, dan celana jeans yang sempit dapat menghambat aliran darah di bagian bawah tubuh dengan menekan pembuluh darah. Keadaan ini menyebabkan penumpukan darah dan meningkatkan tekanan pada vena yang sudah membengkak.
Sepatu tumit tinggi dapat mengganggu peredaran darah sehingga lebih baik dihindari.
3. Jangan duduk atau berdiri dalam waktu yang terlalu lama
Hindari aktivitas olahraga yang memaksa Anda duduk atau berdiri dalam jangka waktu yang terlalu lama, karena hal ini bisa memperparah kondisi varises. Duduk terlalu lama dapat menyebabkan darah menumpuk di bagian kaki bawah. Sama halnya dengan berdiri terlalu lama tanpa melakukan pergerakan, yang dapat menghambat fungsi otot betis dalam mendorong aliran darah ke atas. Kedua kondisi ini dapat memicu pembengkakan, rasa berat, dan ketidaknyamanan pada kaki.
4. Aktivitas olahraga intensif yang sebaiknya dihindari
Kegiatan seperti lari di permukaan keras, olahraga aerobik intensif, basket, tenis, dan senam memerlukan gerakan berulang serta dampak yang kuat. Hal ini dapat meningkatkan tekanan pada vena kaki dan berpotensi merusak katup vena. Jika dilakukan dalam jangka panjang, tekanan tersebut bisa menyebabkan pembuluh darah membesar dan memperparah kondisi varises.
5. Latihan mengangkat beban berat
Angkat beban berat seperti squat, deadliftatau latihan perut intensif dapat meningkatkan tekanan di dalam perut dan dada. Hal ini menghambat aliran darah kembali dari kaki ke jantung. Situasi ini menambah beban pada katup vena yang sudah rusak dan bisa mempercepat kerusakan vena.
6. Olahraga kontak fisik
Olahraga seperti futsal, basket, atau sepak bola memiliki potensi cedera yang sering terjadi pada kaki. Bagi penderita varises, cedera seperti memar, perdarahan, atau bengkak akibat luka bisa memperparah kondisi vena yang sudah rapuh. Cedera yang terulang juga dapat mempercepat penurunan fungsi pembuluh darah.
7. Kegiatan olahraga yang memerlukan sepatu bot yang sempit
Ski, skating, dan olahraga serupa biasanya memerlukan penggunaan sepatu bot yang rapat. Sepatu ini bisa mengakibatkan tekanan pada bagian kaki dan paha, sehingga menghambat peredaran darah. Akibatnya, sirkulasi darah terganggu dan gejala varises dapat semakin parah. Beberapa keluhan yang mungkin muncul antara lain pembengkakan, kram, serta rasa berat di kaki.
Meskipun varises tidak berarti kamu harus berhenti berolahraga, namun penting untuk memilih jenis aktivitas fisik yang sesuai dan menghindari hal-hal yang memperburuk gejala. Mengatur pernapasan dengan benar, menghindari pakaian yang terlalu ketat, serta memilih olahraga dengan dampak rendah dapat membantu menjaga kesehatan tanpa memberatkan vena.
Referensi
“Exercise and Varicose Veins.” Azura Vascular Care. Diakses pada Agustus 2025.
Apakah yang Sebaiknya Dikenakan dan Tidak Dikenakan Terkait Pembuluh Darah VenaElmore Medical. Diakses pada Agustus 2025.
Bagaimana Olahraga Mempengaruhi Pembuluh Darah Anda.UK Vein Clinic. Diakses pada Agustus 2025.
Panduan Latihan untuk Pembuluh Darah TumbuhVein Reliever. Diakses pada Agustus 2025.
Wasir Setelah Melahirkan, Bisa Dihilangkan? Pengobatan Varises Paling Efektif, Ada yang Bersifat Minimal Invasif 3 Perbedaan Pembuluh Darah Kecil dan Varises, Jangan Salah!