Seperti pada tahun 1907 yang berperan sebagai klub promosi di Serie A Italia musim 2024/2025. Mengingat posisinya itu, mestinya Como akan menghadapi kesulitan dalam mendapatkan pemain-pemain terkenal. Tetapi, hasil akhirnya melebihi harapan karena ternyata mereka berhasil mendaratkan beberapa pemain bintang untuk bergabung dengan skuadnya.
Ternyata, sebagian dari mereka memutuskan untuk gantung sarung di klub ini. Salah satu contohnya adalah Pepe Reina yang berencana pensiun menjelang akhir musim 2024/2025. Diantara kiper asal Spanyol itu, berikut lima pemain terakhir yang mengakhiri karirnya dengan Como FC.
1. Pepe Reina mengakhiri karir 25 tahunnya di klub Como FC.
Pepe Reina adalah salah satu pemain sepak bola unggulan dengan karir yang mengesankan di dunia sepak bola. Dia telah memperkuat beberapa tim ternama selama berkarir sebagai penjaga gawang dari Spanyol. Klub-klub terkemuka seperti Barcelona, Villarreal, Liverpool, Napoli, Bayern Munich, AC Milan, Aston Villa, serta Lazio pernah dikenakan seragamnya.
Tolong support kita ya,
Cukup klik ini aja: https://indonesiacrowd.com/support-bonus/
Akan tetapi, Reina memutuskan untuk bergabung dengan Como FC sebagai tim terakhirknya. Dia hanya akan bertanding bersama klub tersebut selama musim 2024/2025. Dalam periode ini, dia mengikuti sebanyak 12 pertandingan dan berencana pensiun usai pekan ke-38 Liga Seria A 2024/2025 yang melawan Inter Milan.
2. Alessio Iovine menghabiskan 6 tahun bermain untuk Como FC.
Selain Pepe Reina, Alessio Iovine juga akan meninggalkan Como FC diakhir musim 2024/2025.
Winger
Kebangsaan Italia tersebut melayani Como FC selama 6 tahun. Dia berkontribusi dalam mempromosikan tim ini dari Serie C ke Serie B, lalu dari Serie B menuju Serie A.
Di musim pamungkasnya, dia berpartisipasi dalam sembilan pertandingan di Liga Satu Italia. Meskipun demikian, statistik itu bisa saja meningkat karena masih ada satu pertandingan yang belum dimainkan. Sejauh ini, Iovine telah tampil sebanyak 151 kali dengan menyumbangkan tujuh gol serta lima belas assist.
assist
untuk Como FC.
3. Raphael Varane baru bermain untuk Como FC selama 2 bulan saja.
Kebijakan tak terduga muncul pada tanggal 28 Juli 2024 saat Raphael Varane resmi bergabung dengan Como FC. Meskipun demikian, dia tetap memiliki kesempatan untuk direkrut oleh tim-tim ternama lainnya. Akan tetapi, kehadiran dirinya disertai dengan cedera yang memaksanya menjalani proses penyembuhan.
Kecelakaan itu yang membuatnya berpikir untuk pensiun lebih dini. Akhirnya, bek handal dari Prancis ini mengambil keputusan untuk gantung sepatu usai dua bulan bergabung dengan tim Como. Dia hanya tampil dalam satu pertandingan selama 23 menit saja.
4. Paolo Farago memutuskan untuk pensiun akibat cidera
Mirip seperti Raphael Varane, cedera juga menjadi faktor utama yang mendorong Paolo Farago untuk pensiun. Dia tidak bermain selama lebih dari satu tahun di musim 2023/2024 dan kemudian memilih untuk mengakhiri kariernya di penghujung musim itu.
Pada tahun 2022/2023, Farago bermain di tim Como saja. Musim kedua dia lebih banyak menghabiskan waktu memulihkan diri dari cidera. Di sepanjang periode itu, total keikutsertaannya dalam pertandingan hanya 23 kali untuk klub yang berasal dari wilayah Lombardy tersebut.
5. Cesc Fabregas bergabung dengan tim pelatih pasca pensiun
Cesc Fabregas dapat dikenali sebagai seorang pesepak bola kelas atas yang memutuskan untuk hijrah ke Como FC saat klub tersebut sedang menghadapi masa sulit. Dia resmi menyatu dengan tim ini di awal musim 2022/2023 sementara mereka berkompetisi di Serie B. Dalam periode itu, ia turun dalam 17 pertandingan dan berhasil mencetak dua gol.
assist
.
Di penutupan musim itu, Fabregas memilih untuk gantung sepatu. Meski begitu, dia tidak serta-merta meninggalkan Como FC. Untuk musim 2023/2024, dirinya dipromosikan menjadi asisten pelatih. Selanjutnya, pada tahun 2024/2025, ia dilantik sebagai juru taktik utama dan tetap menjabat sampai hari ini.
Pepe Reina, Raphael Varane, dan Cesc Fabregas adalah tiga dari banyak pemain bintang yang memutuskan untuk pensiun di klub ini. Kehadiran ketiganya semakin meningkatkan daya tarik Como FC. Tidak mustahil bahwa selepas mereka berdua atau lebih, masih bakal ada beberapa nama besar lainnya yang juga mengakhiri karier sepak bola mereka di tim tersebut.